Jakarta, 27 Maret 2026 — Pesugihan adalah salah satu rahasia gelap yang tersimpan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Kepercayaan bahwa manusia bisa menjual jiwanya demi dunia bukan hanya ada dalam satu tradisi iman, ia hidup di hampir setiap lapisan masyarakat.
Kini, untuk pertama kalinya, film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan konfrontasi yang belum pernah ada sebelumnya: iman Katolik berhadapan langsung dengan pesugihan, dalam sekuel yang skalanya jauh melampaui film pertamanya.
Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment secara resmi mengumumkan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, sekuel dari Kuasa Gelap (2024) yang sukses meraih lebih dari 1,4 juta penonton di bioskop Indonesia, terjual ke 53 negara, dan menduduki peringkat teratas di Netflix Indonesia pada awal 2025. Syuting dimulai April 2026.
Film ini disutradarai oleh Rizal Mantovani, sutradara senior di balik sejumlah film horor Indonesia paling berpengaruh. Naskah ditulis oleh Andri Cahyadi dan Robert Ronny, dengan Robert Ronny dan Prima Taufik sebagai produser, serta Andi Boediman sebagai produser eksekutif. Produksi didukung oleh Legacy Pictures, WOW Multinet Pictures, dan Virtuelines Entertainment.
Jerome Kurnia dan Lukman Sardi kembali sebagai Romo Thomas dan Romo Rendra, dua karakter yang telah menjadi ikon baru film horor religi Indonesia. Bergabung bersama mereka adalah sederet wajah baru: Venny Aruana (Daniel), Keysha Angelica (Nia), Sisca Saras (Suster Aloysia Muda), Lydia Kandou (Suster Aloysia), Kiki Narendra (Romo Wicaksana), Ferry Salim (Halim), Feby Febiola (Linda), dan Faiz Vishal (Bayu).
“Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mengangkat tema yang belum pernah hadir di layar lebar Indonesia: pesugihan dari sudut pandang iman Katolik. Pesugihan bukanlah sekadar fiksi atau takhayul semata. Ini adalah kenyataan yang masih terjadi di banyak daerah di Indonesia. Dan bukan hanya satu jiwa yang dipertaruhkan, tapi keselamatan seluruh desa,” ujar produser Robert Ronny.
“Saya merasa tertantang sekaligus terhormat dipercaya menyutradarai film ini. Di Perjanjian Darah, pertarungan imannya jauh lebih brutal. Kedalaman tema film ini jauh melampaui film pertama,” ungkap sutradara Rizal Mantovani.
Lukman Sardi, yang memerankan Romo Rendra, mengungkapkan antusiasmenya kembali ke IP Kuasa Gelap. Baginya, Perjanjian Darah akan membuka lapisan baru dari karakter yang ia perankan. “Romo Rendra akan mengalami cobaan iman terbesar, sesuatu yang sangat manusiawi,” ujar Lukman Sardi.
“Romo Thomas adalah salah satu karakter favorit yang pernah saya perankan. Dan saya selalu menganggap peran Romo Thomas sebagai blessing bagi saya,” ujar Jerome Kurnia.
“Pesugihan adalah kenyataan sosial Indonesia yang selama ini tersimpan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika manusia memilih perjanjian dengan kegelapan, siapa yang bisa memutusnya? Film ini adalah jawaban kami,” kata produser eksekutif Andi Boediman.
Ikuti perkembangan terbaru film horor eksorsisme persembahan Paragon Pictures & Ideosource Entertainment, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, melalui media sosial resmi @kuasagelap.id. Film ini akan tayang di bioskop Indonesia di tahun ini.
AKUN MEDIA SOSIAL
Instagram : paragonpictures.id | @kuasagelap.id
Twitter/X : paragonpics_
Tiktok : paragonpictures.id
Youtube : Paragon Pictures
Facebook : Paragon Pictures
Hashtag :#KuasaGelap #KuasaGelapPerjanjianDarah
-
TENTANG PARAGON PICTURES
Berdiri pada 2019, Paragon Pictures berfokus pada pengembangan, produksi, pemasaran, dan distribusi film untuk pasar Indonesia maupun global. Beberapa karya yang telah dirilis antara lain Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?, Lyora: Penantian Buah Hati, Tak Ingin Usai Di Sini, The Most Beautiful Girl in the World, Kuasa Gelap, Kalian Pantas Mati, Backstage, dan Losmen Bu Broto.
TENTANG IDEOSOURCE ENTERTAINMENT
Ideosource Entertainment adalah perusahaan hiburan yang berinvestasi di industri film dan ekosistemnya. Hingga kini, Ideosource Entertainment telah berinvestasi di 23 film layar lebar, termasuk Qodrat,
Keluarga Cemara, Gundala, dan *
Bebas.
TENTANG LEGACY PICTURES
Berdiri sejak tahun 2011, Legacy Pictures berkomitmen mendukung insan-insan kreatif perfilman Indonesia dalam menghasilkan karya yang berkualitas. Sejumlah film nasional box office yang turut didukung oleh Legacy Pictures di antaranya adalah Ada Apa dengan Cinta 2, Pengabdi Setan 2: Communion, Agak Laen, The Architecture of Love, dan Siksa Kubur.
TENTANG WOW MULTINET PICTURES
WOW Multinet Pictures adalah perusahaan investasi yang berfokus pada pembiayaan dan produksi bersama film-film Indonesia. WMP mengutamakan proyek berkualitas tinggi dengan potensi penonton yang luas, membangun kemitraan strategis dengan pelaku industri, serta menerapkan investasi demi pertumbuhan industri.
TENTANG VIRTUELINES
Virtuelines adalah perusahaan produksi film asal Indonesia yang didirikan oleh Arya dan Ardi Setiadharma, investor di ekosistem startup Indonesia. Mereka membawa keahlian bisnis ke industri film bersama Jelita Septiriasa. Virtuelines telah berinvestasi di berbagai film seperti Pemukiman Setan, Kuasa Gelap, Ambyar Mak Byar, dan Qodrat 2.